Pengiriman cepat terlacak untuk produk-produk yang sedang tren.Bayar di tempat (COD) — uang baru dibayar saat paket sampai.Detail pengiriman untuk Amoraku
Keputihan: Warna, Bau, dan Kapan Harus Periksa

Apakah Keputihan Itu Normal? Ini Patokannya

Tim AmorakuDiperbarui 20 September 2026

Keputihan itu normal dan dialami hampir semua perempuan usia subur. Patokannya tiga: warna bening sampai putih susu, tidak berbau menyengat, dan tidak membuat gatal. Kalau ketiganya terpenuhi, tidak ada yang perlu diobati.

Tiga patokan sederhana

  • Warna: bening sampai putih susu.
  • Bau: tidak menyengat, tidak amis.
  • Rasa: tidak gatal, tidak perih.

Jumlahnya berubah-ubah, dan itu wajar

Menjelang masa subur cairan lebih banyak, bening, dan licin seperti putih telur. Setelahnya lebih kental dan sedikit. Saat hamil dan saat memakai KB hormonal jumlahnya juga bertambah.

Kapan berhenti normal

  • Warna berubah kehijauan, abu-abu, atau cokelat di luar masa haid.
  • Muncul bau amis atau busuk.
  • Disertai gatal, perih, atau nyeri panggul.
  • Disertai demam.

Sumber & peninjauan

Disusun dari pedoman kesehatan publik yang tersedia untuk umum: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (kemkes.go.id), World Health Organization (who.int), dan National Health Service Inggris (nhs.uk). Terakhir diperbarui: September 2026.

Tulisan ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan berlisensi. Kami menuliskannya apa adanya, dan akan mencantumkan nama serta lisensi peninjau begitu peninjauan itu benar-benar dilakukan. Isi halaman ini bersifat informasi umum dan bukan pengganti pemeriksaan dokter atau bidan.

Setiap hari keluar, normal?

Normal. Yang dinilai bukan frekuensinya, melainkan warna, bau, dan ada tidaknya gatal.

Anak remaja yang belum haid keputihan?

Bisa muncul beberapa bulan sebelum haid pertama dan umumnya normal. Bila gatal atau berbau, perlu diperiksa.

Baca juga