Keputihan Saat Hamil: Normal atau Bahaya?
Keputihan bertambah saat hamil adalah hal biasa — hormon membuat produksi cairan naik. Yang normal berwarna bening sampai putih susu, tidak berbau menyengat, dan tidak gatal. Yang berubah warna atau berbau perlu diperiksakan.
Kenapa bertambah saat hamil
Kadar estrogen naik dan aliran darah ke area panggul bertambah, sehingga cairan yang diproduksi lebih banyak. Ini juga salah satu cara tubuh melindungi jalan lahir dari infeksi.
Yang masih normal
- Bening atau putih susu.
- Tidak berbau menyengat.
- Tidak gatal dan tidak perih.
- Jumlah bertambah bertahap.
Yang harus segera diperiksakan
- Kehijauan, abu-abu, atau kecokelatan.
- Berbau amis atau busuk.
- Disertai gatal hebat, perih, atau nyeri perut bawah.
- Cairan keluar banyak sekali dan encer seperti air — perlu dipastikan bukan ketuban pecah.
- Disertai demam.
Perawatan yang aman selama hamil
- Bersihkan area luar dengan pembersih lembut, satu kali sehari.
- Keringkan dengan handuk bersih.
- Celana dalam katun, ganti bila lembap.
- Jangan douching.
- Jangan beli obat keputihan sendiri saat hamil.
Sumber & peninjauan
Disusun dari pedoman kesehatan publik yang tersedia untuk umum: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (kemkes.go.id), World Health Organization (who.int), dan National Health Service Inggris (nhs.uk). Terakhir diperbarui: September 2026.
Tulisan ini belum ditinjau oleh tenaga kesehatan berlisensi. Kami menuliskannya apa adanya, dan akan mencantumkan nama serta lisensi peninjau begitu peninjauan itu benar-benar dilakukan. Isi halaman ini bersifat informasi umum dan bukan pengganti pemeriksaan dokter atau bidan.
Keputihan tanda hamil muda?
Bukan tanda yang bisa diandalkan. Keputihan memang bertambah, tetapi kepastian hamil hanya dari test pack atau pemeriksaan.
Boleh pakai sabun kewanitaan saat hamil?
Boleh, bila formulanya lembut dan hanya dipakai di area luar. Bila sedang ada keluhan, tanyakan dulu ke bidan.